Bahasa Indonesia: Buku ICOM Indonesia Dari Masa ke Masa merupakan hasil akhir dari proyek yang diinisiasi oleh Faizzatus Sa’diyah, Syefri Luwis, dan Dina Sinaga melalui program Hibah Mini GLAM Indonesia 2024.
International Council of Museum (ICOM) adalah lembaga yang bertujuan untuk mempromosikan standar profesional dalam pengelolaan museum dan menguatkan jaringan kolaborasi antar museum di seluruh dunia. Lembaga ini berdiri tahun 1946 sebagai respon atas kekacauan perang dunia kedua terhadap koleksi-koleksi museum dunia. Di Indonesia, komite nasional ICOM Indonesia sendiri baru terbentuk pada tahun 1970 dan baru mulai membuat struktur organisasi pada tahun 2007.
Buku ini memuat trajektori ICOM Indonesia dari dekade 1970-an hingga 2020-an sekaligus menampilkan arsip-arsip perjalanan para pegiat museum Indonesia seperti Amir Sutaarga (Museum Nasional Indonesia) Nunus Supardi, dan KR T. Thomas Haryonagoro (Museum Ullen Sentalu) dalam konferensi-konferensi internasional yang diselenggarakan ICOM.
to share – to copy, distribute and transmit the work
to remix – to adapt the work
Under the following conditions:
attribution – You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
share alike – If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same or compatible license as the original.